RESONANSI JIWA III "Tempayan Retak"



KITA SEMUA ADALAH TEMPAYAN RETAK
Seorang Tukang air di India memiliki 2 tempayan besar,masing masingnya bergantung pada kedua ujung sebuah pikulan yg dibawa menyilang pada bahunya,ternyata 1 dari tempayan itu retak,sedangkan tempayan yg lain tidak. Jika tempayan yg tidak retak itu selalu dapat membawa air penuh setelah perjalan panjang dari mata air kerumah majikannya,sedangkan tempayan retak itu hanya bisa membawa setengahnya. Selama 2 tahun hal ini terjadi setiap hari,Si Tukang air hanya bisa membawa 1 setengah tempayan air kerumah majikannya. Tentu saja si tempayan tidak retak merasa bangga atas prestasinya,karna dapat melaksanakan tugasnya dengan sempurna,Namun si tempayan retak itu merasa malu sekali akan ketidak sempurnaannya dan merasa sedih sebab ia hanya bisa memberikan separuh dari porsi yg seharusnya dapat diberikannya.
Setelah 2 tahun tertekan oleh kegagalan pahit ini,tempayan retak itu berkata kepada si Tukang air
Tempayan retak : “ saya sungguh merasa malu kepada diri saya sendiri tuan dan saya ingin mohon maaf kepadamu”
Tukang air : “ kenapa?kenapa kamu harus malu?” Tanya si tukang air
Tempayan retak : “ya, selama 2 tahun ini, saya hanya mampu membawa separuh air dari porsi yg seharusnya saya bisa bawa,retakan disisi saya ini, telah membuat air yg saya bawa,bocor sepanjang jalan kerumah majikan kita,karena cacat ku itulah tuan, saya telah membuat anda rugi” jawab tempayan retak dengan sedih.
Si tukang air merasa kasihan kepada tempayan retak, dan dalam belas kasihannya dia berkata
Tukang air : “jika kita kembali ke rumah majikan besok, aku ingin kamu memperhatikan bunga bunga indah di sepanjang jalan”.
Ketika mereka naik ke bukit, si tempayan retak memperhatikan dan baru menyadari bahwa ada bunga bunga indah sepanjang sisi jalan,itu membuatnya sedikit terhibur,Namun di akhir perjalan dia kembali sadiah,karena separuh air yg dibawanya telah bocor dan kembali si tempayan retak itu meminta maaf kepada si tukang air atas kegagalannya. si tukang air berkata kepada tempayan retak,
Tukang air : “ apakah kamu menyadari bahwa ada bunga bunga indah sepanjang jalan disisimu? Tapi tidak ada bunga di sisi tempayan lain yang tidak retak itu,itu karna aku selalu menyadari akan cacatmu,dan aku memanfaatkannya. Aku telah menanam benih bunga sepanjang jalan disisimu,dan setiap hari jika kita berjalan pulang dari mata air, kamu mengairi benih benih tersebut, Selama 2 tahun ini aku telah dapat memetik bunga bunga indah itu untuk menghiasi meja majikan kita,TANPA KAMU SEBAGAI MANA KAMU ADANYA , MAJIKAN KITA TIDAK AKAN DAPAT MENGHIAS RUMAHNYA SEINDAH SEKARANG”
CLASSY PEOPLE” SETIAP DARI KITA MEMILIKI CACAT DAN KEKURANGAN DARI KITA SENDIRI,KITA SEMUA ADALAH TEMPAYAN RETAK,NAMUN JIKA KITA MAU , TUHAN AKAN MENGGUNAKAN KEKURANGAN KITA UNTUK MENGHIAS MEJANYA.”
“DIMATA TUHAN YG BIJAKSANA, TIDAK ADA YG TERBUANG PERCUMA,JANGAN TAKUT AKAN KEKURANGAN ANDA , KENALILAH KELEMAHAN ANDA DAN ANDA PUN DAPAT MENJADI SARANA KEINDAHAN TUHAN”

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kupas tuntas tentang Nyunyu.Com!

Duta bahasa? Apaan tuh?

Throwback 3 Tahun terakhir!